Selamat datang! Beberapa hari lalu saya dapat notif langsung dari Google bahwa akun Gmail saya akan dinonaktifkan karena tidak aktif lebih dari 2 tahun. Setelah kejadian ini, saya jadi ingin share kamu harus banget cekin akun Gmail kamu karena Google sekarang punya kebijakan yang bikin akun Gmail yang nganggur lebih dari 2 tahun bisa dinonaktifkan bahkan dihapus permanen kalau kamu nggak pernah login atau pakai layanan Google-nya.
Sebagai digital marketer, saya punya banyak banget akun email buat bikin akun medsos, testing campaign, simpan aset, dan sebagainya. Nggak jarang ada akun yang cuma dipakai sekali atau dua kali buat verifikasi terus setelah itu nganggur berbulan-bulan bahkan sampai dua tahun lebih. Itu berarti akun-akun itu bisa benar-benar hilang dari peta kalau Google menganggap sudah tidak aktif lagi.
Pengalaman ini buat saya cek n ricek kembali seputar kebijakan ini. Ternyata, Google sejak Mei 2023 memang sudah mengumumkan kebijakan Inactive Google Account Policy, alias kebijakan penghapusan akun yang tidak aktif selama dua tahun berturut-turut.
Tujuan utamanya adalah meningkatkan keamanan dan mencegah penyalahgunaan akun yang sudah lama ditinggalkan pemiliknya. Jika sebuah akun dianggap tidak aktif, Google akan mengirimkan beberapa peringatan sebelum akhirnya menonaktifkan dan menghapus akun beserta seluruh datanya. Penjelasan resminya bisa dibaca di blog Google.
Kenapa Akun Gmail Bisa Dinonaktifkan Karena Inaktif?

Google mendefinisikan akun tidak aktif sebagai akun yang tidak pernah login atau tidak digunakan dalam layanan Google apa pun selama 2 tahun. Ini termasuk Gmail, Drive, Photos, Docs, bahkan YouTube dan kalender kamu. Kalau akun dinilai tidak aktif selama periode itu, Google berhak menghapus akun dan semua datanya setelah ngasih beberapa peringatan melalui email utama atau email pemulihan.
Intinya, bukan cuma sekadar inbox Gmail yang hilang. Semua layanan yang terhubung dengan akun itu bisa ikut musnah kalau kamu nggak pernah hidupin akunnya lagi. Lalu, apakah akunnya bisa diambil lagi?
Saya coba untuk membuat akun baru dengan nama akun yang sama dengan akun saya yang dihapus Google tersebut. Hasilnya, Google bilang kalo ‘username sudah digunakan’ artinya tidak bisa untuk membuat akun baru dengan nama akun Gmail yang dihapus itu.
Tips Biar Akun Gmail Kamu Selalu Aman
- Tetapkan 1 Akun Email Utama
Gunakan satu akun Gmail sebagai email utama dan login secara rutin setiap beberapa bulan sekali. Ini jadi dasar supaya Gmail utama kamu selalu dianggap aktif.
- Saling Koneksikan Akun Gmail Lain ke Utama
Kalau kamu punya banyak akun Gmail buat daftar medsos atau testing, hubungkan semua akun itu ke email utama sebagai recovery email. Jadi ketika ada peringatan dari Google, kamu tetep kebagian notifikasi penting.
- Aktifkan Two Factor Authentication
Langkah ini bukan cuma soal supaya akun kamu nggak dibajak hacker, tapi juga menambah nilai keamanan secara keseluruhan dan bikin akun kamu tetap terlindungi meskipun jarang dipakai.
Terakhir, karena menurut saya ini masih belum jadi perhatian utama banyak pengguna Gmail, cek semua akun Gmail yang kamu punya sekarang juga, jangan sampai kamu kehilangan data, aset, atau akses cuma karena lama nggak dibuka. Kalau belum dicek, buruan cek akun Gmail kamu sekarang, siapa tahu Google udah ngirimin email peringatan juga. Sampai jumpa!

Leave a Reply