Bekerja di Takeda, A Dream Coming True!

Bekerja di Takeda

Setelah hampir dua tahun bersama WeddingMarket, saya memulai babak baru dalam bekerja di salah satu perusahaan farmasi multinasional ternama, Takeda. Awalnya, beberapa orang sempat heran kenapa saya meninggalkan jabatan yang nyaman di tempat sebelumnya dan memilih memulai dari awal lagi.

Jawabannya sederhana. Selain dunia digital, saya juga memiliki ketertarikan besar di dunia kesehatan. Ketika kesempatan datang untuk bisa menggabungkan keduanya, saya memilih untuk menjalaninya.

Takeda menjadi tempat belajar yang sangat berharga, terutama setelah sebelumnya saya cukup lama bekerja di dunia startup. Saya ingin merasakan seperti apa bekerja di perusahaan multinasional dengan sistem yang lebih mapan.

Sejak awal bergabung hingga hari ini, saya telah melalui dua peran berbeda yang masing-masing membentuk cara saya bekerja hingga hari ini.

Dua Peran Penting Bagi Saya dalam Bekerja di Takeda

Pada Agustus 2022, saya bergabung sebagai Digital Associate dan berada di divisi Business Operation. Di peran ini, saya membantu Brand Manager dan Medical Affair dalam kebutuhan data dan digital, serta berkolaborasi erat dengan tim Sales Force Effectiveness (SFE).

Dalam peran ini, saya terlibat dalam beberapa hal berikut:

  • Mendistribusikan materi newsletter melalui aplikasi CRM
  • Melaporkan insight dari kegiatan marketing yang berjalan
  • Terlibat dalam pengembangan aplikasi komunitas
  • Berkoordinasi dengan agency untuk kebutuhan konten digital
  • Menangani dua produk ethical dan satu produk OTC, yaitu Vitacimin

Peran ini menjadi pintu masuk saya untuk memahami bagaimana ekosistem digital bekerja di industri farmasi dengan regulasi dan sistem yang lebih kompleks.

Kemudian, di Januari 2023, saya dipercaya mengemban peran baru sebagai Marketing Activation Specialist. Di titik ini, ruang belajar saya semakin luas, sekaligus menantang.

Beberapa tanggung jawab yang saya jalani di peran ini meliputi:

  • Mengeksekusi strategi digital di divisi Consumer Activation untuk kampanye vaksin kepada publik awam.
  • Mengelola konten website dengan pendekatan optimasi SEO.
  • Menganalisis data dari media sosial dan website untuk mendukung pengambilan keputusan tim.
  • Mengembangkan materi promosi di berbagai fasilitas kesehatan.
  • Mengelola kolaborasi online dan offline untuk edukasi serta peningkatan awareness terhadap penyakit dan pencegahannya.

Di media sosial, saya berkoordinasi dengan agency untuk menjalankan kampanye pencegahan DBD melalui Instagram @cegahdbd.id. Kampanye ini melibatkan berbagai platform telehealth dan tenaga kesehatan, serta kolaborasi dengan selebriti dari skala mikro hingga mega, termasuk Ringgo Agus Rahman sebagai Brand Ambassador hingga selebriti internasional Metawin Opas.

Salah satu momen paling berkesan adalah ketika tim saya berhasil meraih Gold Winner di PR Indonesia Awards 2025 dalam kategori Digital PR. Saya juga merasa terhormat terpilih sebagai Data, Digital & Technology Ambassador dari Takeda South East Asia.

Sampai hari ini, saya masih terus belajar dan berusaha memberikan kontribusi terbaik. Dunia digital dan marketing terasa tidak akan selesai dalam waktu dekat, dan perjalanan ini masih jauh dari kata selesai.

Cheers untuk semua tantangan dan pembelajaran yang akan datang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel lainnya